Liburan Seru ‘Diving’ di Dalam Kota Medan
10 Apr 2012 Tinggalkan sebuah Komentar
Siapa bilang untuk bisa diving kita harus jauh-jauh ke Bunaken? Siapa bilang diving tidak bisa dilakukan di dalam kota, khususnya kota Medan?
Benar, tidak perlu jauh-jauh pergi ke luar kota untuk menyalurkan hobi diving, ternyata diving bisa dilakukan di tengah-tengah kota Medan metropolitan ini.
Hayo tebak-tebak … di bagian kota Medan manakah Nadya menyelam di foto di posting ini?
Desember Ceria di Hairos Water Park Medan
27 Des 2010 4 Komentar
in Travel
Long weekend! Yippieee yippiee haaa! Jadi tau sendiri kan tanggal 25 Desember ini long weekend bagi gw. Mau ke mana nih?
Ke Brastagi? Udah hampir bisa dipastikan macet dah. Ujung-ujungnya ntar malah stres. Ke Pantai Cermin? Mengingat airnya yang dulu kotor (gak tau sekarang yah?) jadi kecil kali kemungkinannya buat bisa ngajakin anak berenang. Water parknya ada sih, tapi ngapain jauh-jauh ke pantai tapi berenangnya di water park? Ke Danau Toba? My hubby keknya kurang bersemangat kalo harus nyetir jauh-jauh.
Akhirnya gw teringat dengan Hairos, water park yang gak jauh dari Medan. Sekitar 20 menit lah kalo dari rumah kami. Setiap perjalanan ke Brastagi kami pasti melewati tempat ini. Tapi belum pernah masuk ke sana. Eh hampir lupa, Nadya pernah sih waktu TK, ada acara sekolahnya. So, gw googling lah. Eh, ternyata ada sitenya, di http://www.hairoswaterpark.com. Dari site-nya keknya sip juga tempatnya. Cuman, dari blog-blog pengunjung yang pernah ke sana mereka mengeluh tentang restorannya. Jadi … sabtu pagi kami berangkatlah, dengan membawa perlengkapan makanan yang cukup sampai makan siang.
Tiket masuk ke sana 50rb kalo hari sabtu dan libur. Kalo hari biasa 35rb. Jam buka jam 10. Seru tempatnya … ada kolam ombak, yang paling seru karena kita diombang-ambing oleh ombak bikinan. Rifky paling enjoy, putar sana putar sini. Ada kolam arus, bikin seru juga karena waktu mau naik dari kolam arus ini kami heboh gak bisa menahan arus.
Ada juga perosotan yang diklaim sebagai tertinggi di Medan. Memang sih, tinggi banget … lebih tinggi daripada di Citra Garden.
Secara keseluruhan water park-nya bagus. Emang sih waktu kami ke sana itu lagi renovasi jadi agak-agak kurang rapi. Tapi maklum kok. Tapi kami gak sempat keliling-keliling Hairosnya karena selesai dari water park udah mau sore. Katanya sih di kompleks Hairos itu ada juga kebun binatang mini, ada kolam pancing, ada juga taman bermain anak. Maybe next time deh. So, tempat ini recommended for having fun. We will go there again, for sure!
PS: Hasil akhir nemenin anak-anak berenang dari jam 10 sampe jam 2: muka terbakar (sampe merah dan pedih), badan pegal-pegal, lutut bunyi-bunyi. Yahh, ternyata gw memang seorang drakula yang sudah menua!
Enjoying Life
21 Feb 2009 4 Komentar
in Activity, Family, Travel Tag:Brastagi, jalan-jalan, Taman Simalem
Bener kan … minggu lalu kami jalan-jalan lagi yang lebih cape!
Kali ini ke Taman Simalem resort di pinggir Danau Toba, terus nginep di Brastagi. Maen ke Bukit Kubu, belanja di pasar buah … then go home.
Again … it was fun!
Taman Simalem Resort berjarak 45 menit dari Brastagi dan Brastagi berjarak 1,5 jam dari Medan. Masih dalam pembangunan, sekitar 40% sudah selesai. Tapi yang 40% sudah selesai itu pun bagus banget. Ada pearl of Lake Toba di mana kita bisa melihat Danau Toba dari ketinggian, lokasinya bersih rapi cantik. Ada Kodon-kodon café tempat kita makan sambil menengok pemandangan Danau Toba yang indah. Ada gazebo di pinggir sungai bisa maen air … gak mungkin berenang karena airnya dingin kayak keluar dari lemari es. Ada banyak lagi tempat menarik tapi belum semuanya selesai. Diperkirakan selesai 2010.
Sayum Sabah – Part II
12 Feb 2009 Tinggalkan sebuah Komentar
in Activity, Family, Travel Tag:jalan-jalan, Sayum Sabah
Seperti yang sudah gw angan-angankan sewaktu dulu mengunjungi Sayum Sabah bersama-sama teman kantor , akhirnya minggu lalu gw pergi lagi ke sana dan kali ini bersama keluarga. Mumpung Mama lagi ada di Medan sejak awal bulan tadi … jadi kami ajak jalan-jalan terus.
Letak Sayum Sabah adalah sekitar 45 menit perjalanan ke arah Brastagi dari rumah gw yang terletak di Jl. Setiabudi Pasar II Medan. Jadi, sebelum pemandian Sembahe yang terletak sesudah jembatan ganda itu ada belokan kiri. Jalannya lumayan kecil tapi ada beberapa titik yang cukup untuk dua mobil sehingga kalau berpapasan dengan mobil lain masih bisa salah satunya mengalah berhenti. Sekitar 10 menit kemudian kita akan sampai di Sayum Sabah Training Center yang cukup lengkap fasilitasnya, ada pondokan ada penginapan ada kebun mini. Sungainya masih jernih. Tapi gara-gara ulah orang-orang juga, ada beberapa sampah yang cukup mengganggu. Mudah-mudahan lingkungannya tidak semakin memburuk.
Waktu kami sampai sekitar jam 8.30, belum ada orang yang datang berkunjung! Kepagian sih emang. Nggak berapa lama kemudian emang rame banyak orang.
It was so fun! Maen-maen air … berendem … mandi … makan siang … terus pulang deh …
Lebaran di Palembang
05 Nov 2008 Tinggalkan sebuah Komentar
1 Oktober 2008
Kumpul2 lagi bersama keluarga besar emang menyenangkan. Kami juga sempet merayakan ultah Nadya (29 Sept) + Rifky (4 Okt) + Nabila (12 Okt) -sepupu tanggal 3 Oktober di rumah nyai. Kecil2an aja … hanya keluarga besar dan ngundang anak2 panti asuhan.
Yee Pee!
26 Agu 2008 3 Komentar
in Travel
Hari Sabtu kemaren gw cuti dari nganter Nadya les. Beruntunglah misua gw gak ada acara, jadi bisa menggantikan gw.
Emang ke mana, jeng?
Gw bertamasya (duile bahasa gw) ke pemandian, sungai di dekat Sembahe, tepatnya Sayum Sabah (sekitar 1 jam dari Medan ke arah Brastagi) bersama-sama teman-teman kantor sesama perempuan (atau setidaknya yang merasa perempuan) dari semua bagian (sekitar 20-an orang). It was fun … Yee-pee!
Judulnya sih dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, jadi kami bersama-sama mandi di sungai (iya gw juga tahu kok gak nyambung yah). Yang pergi cuma pekerja perempuan di kantor gw, gak boleh bawa keluarga alias jomblowati semua. Kan tujuannya melepaskan diri dari rutinitas. Rutinitas di kantor. Rutinitas di rumah. Tapi tetep aja yah, namanya mamak-mamak … begitu sampe di sana gw ngeliat ada anak kecil seumuran Rifky, gw ‘mengeluh’ dalam hati … ‘ugh … Rifky my angel … I wish you were here too … I miss you already’.
Begitu lagi gak ngobrol2 sama temen, memandang sungai lepas sendirian, yang ada di pikiran gw adalah rancangan acara untuk pergi lagi bersama keluarga … hmm, enaknya pergi hari Minggu pagi, bawa makan siang, habis mandi2 terus makan siang, santai-santai terus pulang, kapan ya, apa minggu depan sekalian merayakan misua habis sidang, atau …huooii … tau-tau Yanti menyadarkan gw … ‘melamun nih Bu?’
Tempatnya bagus lumayan bersih … air sungainya jernih … gw sendiri gak nyangka bisa refreshing tanpa harus pergi jauh2 dari Medan. Memang sih setiap kami ke Brastagi pasti melewati pemandian Sembahe, tapi karena tempatnya yang di pinggir jalan, tiap lewat gw paling-paling membatin, ‘apa enaknya sih mandi di sungai sambil diliatin orang lewat?’. Makanya ketika ada ide dari temen2 untuk mandi2 di sungai, gw udah sedikit kurang semangat.
Tapi Sayum Sabah ini berbeda, sebelum sampai Sembahe ada belokan ke kiri … nah kita masuk ke situ sekitar 3 km. Jalannya kelok-kelok. Jadi gak di pinggir jalan. Melainkan emang bener di pinggir sungai. Pokoknya sip deh!
Siapa bilang kumpul2 sama mamak-mamak gak asik. Rata-rata temen kantor perempuan adalah ibu-ibu. Mamak-mamak tuh lebih gila-gila kelakuannya coba. Ada yang (barangkali) lupa kalo ke sungai itu artinya m-a-n-d-i. Eh, si ibu malah pake baju putih yang tipis. Tau akibatnya kan kalo bajunya basah. Yak! TERAWANG BEKASI. Si ibu keliatan seperti gak pake baju! J-lo aja kalah seksi bo’(demi kemaslahatan umat manusia di seluruh dunia, fotonya gak gw publikasikan di sini. Lagian fotonya gak ada kok, gak ada yang berani ngambil, takut kameranya rusak!).
Terus, kak Norma dari bagian Umum waktu ngambil foto tu lamaaa banget. Gak jadi-jadi. Jadi Bu Ani dari bagian Perbelanjaan protes … wuoiii … yang ngambil foto belum ada ijazah!. Bu Ani juga sibuk mondar-mandir, sambil sok tenggelam minta diselamatkan. Waktu ada ranting jatuh diambilnya, terus bergaya seperti Nabi Sulaiman (sayang fotonya belum bisa gw extract dari video). Bu Ani paling gokil deh.
Presenting …
Bu Ani dari bagian Perbelanjaan …

Baywatch urgently needed! Seekor ikan lele jumbo hitam yang hampir punah hanyut di sungai
Bu Siska dari bagian ISO dan Bu Diana sesama IT …

Dua paus terdampar (maafkan daku ya ibu … ibu2 cantik kok … iya, paus-paus yang cantik). Bener bu, suer saya maen-maen kok *ngacirrrrrrr*
Gw, Yanti (Perbelanjaan yang gabung di IT), si eneng (sorry, lupa-nama, abis jarang ngobrol sih), Bu Diana (IT) …

Trio Macan + Wak dukun sembur
Hampir semua … bagian Penjualan, Umum, Perbelanjaan, Teknik, IT, ISO …

Rombongan TKI Nyasar
Pulang …

Mamaaaaak … jangan bunuh diri di jembatan gantung maaaakk … kami anak-anakmu masih membutuhkanmu …

Berhasil melintasi jembatan sirothal mustaqim
















Komentar Terakhir