Cara Murah Tes Anak Kandung Dibanding Tes DNA dan Darah
28 Agu 2009 6 Komentar
in Kids
Gw heran, ngapain sih orang mahal-mahal ngeluarin biaya untuk tes apakah anaknya anak kandung, dengan cara tes darah, apalagi DNA. Padahal ada cara yang paling murah dan efektif. Mau?
Nadya cerita, waktu itu sore-sore Nadya dan Rifky ke rumah tetangga disuruh Bu Nur, our nanny, untuk minta daun salam (belakangan waktu gw ketemu si tetangga, dia juga menceritakan hal ini ke gw). Tetangga kami ini orang Palembang dan jualan pempek. Oiya, untuk yang belum tau, misua gw orang Palembang asli.
Nah, setelah dapet daun salam, si uwak menawarkan Rifky coklat. ‘Gak mau!’ tolak Rifky mentah-mentah. Wuih, jarang-jarang kan anak kecil nolak coklat. Terus uwak gantian nawarin pempek. Ehhh … dengan semangat Rifky menganggukkan kepalanya, ‘Mau!’. Yaakkk … Betuuull … Ternyata terbukti Rifky anak orang Palembang asli!
(pssstt … Kalo Rifky menerima pemberian coklat itu, berarti dia anak siapa ya … anak bule? Hehehe …)









Jun 13, 2010 @ 17:37:04
Cerdass…..
Jun 14, 2010 @ 13:36:16
siiiip
Agu 31, 2010 @ 19:44:54
Informasinya menyesatkan bu
Sep 01, 2010 @ 12:22:36
hmmm … maafkanlah … blog ini hanya blog ecek-ecek, terutama cerita lucu-lucuan dari anak-anakku … jangan serius banget doongg
Sep 29, 2010 @ 17:20:45
..oo gt ya? …nah klo (org itu tmn dkt ayahnya yg sama2 jg org palembang) gmn… bu, …wah si ibu ne gmn. kuncimya ya di “wnita” tuk tau anaknya ato bkn.
Sep 30, 2010 @ 13:11:39
wah iya ya … kalo gitu gimana … hehehe … gak kepikiran!